Cinta sejati, betapa seringnya aku mendengar kata ini, ada di radio, di Televisi, majalah, filem, Novel, lagu dimana-mana. Kata itu seakan-akan sebuah mantra yang ajaib dan bisa mengubah hidup orang lain sebanyak 180 derajat, dari menderita menjadi bahagia.
Sempat aku menjadi nyinyir, lalu apabila cinta sejati itu bisa membuat orang yang merasakannya bahagia, maka orang yang tidak merasakannya tidak akan merasakan bahagia? Bukankah kalau begitu Tuhan tidak adil? kalau memang hanya dengan cinta manusia bisa bahagia, kenapa tidak hanya ciptakan cinta saja untuk manusia, tidak usah makan, tidak usah bekerja, atau seperti ahli-ahli penemu jaman dulu seperti Einstein danThomas Alfa Edison cukup jatuh cinta, menikah lalu bahagia, tidak usahlah mereka menciptakan teori-teori memusingkan yang akhirnya membuat nama mereka dikenang sepanjang masa.
uh... semakin aku berpikir semakin peninglah aku (lebay) Hehehehe...
Tapi satu hal yang tidak pernah aku ragukan barang sedikitpun (kalau gak diganggu sama setan yang berbisik di telinga kiri aku loooh), aku yakin kalau Tuhan itu adil. Iya, Tuhanku... Allah selalu adil, tidak pernah memberikan ujian yang tidak lebih dari keanggupanku, selalu menjagaku, mengingatkan aku untuk selalu kembali ke jalan yang lurus ketika aku sedang salah, memberikan aku hadiah-hadiah kecil yang tidak terduga. Padahal dalam satu waktu, ada waktu aku mengacuhkan-Nya, melupakan semua nikmat yang diberikan-Nya kepadaku. Lalu kemudian aku tersadar lalu memohon ampunannya, dan dengan baik aku diampuni. Inilah menurutku Cinta sejati, disaat aku berjalan satu langkah menuju-Nya... Allah akan berlari menujuku, aku merasa dicintai, terima kasih Allah :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar